Tips Mengajari Buah Hati Membaca dan Menulis

posted in: Uncategorized | 0

 

Dewasa ini, banyak sekali orangtua yang mulai mengenalkan gadget pada anak sejak usia dini. Tentu ada kelebihan dan kekurangan dari kebijaksanaan orangtua mengenalkan gadget sejak dini tersebut. Dampak negatif lebih banyak disoroti sebab membuat anak malas bergerak, menjadi pribadi individualis dan enggan belajar membaca atau menulis. Secara fisik, radiasi gadget juga membahayakan kesehatan mata anak. Aktivitas positif tergantikan kecenderungan bermain game dan lain-lain. Lantas, bagaimana anak belajar membaca dan menulis kedepannya?

 Tips Mengajari Buah Hati Membaca dan Menulis

 

Pilih konvensional atau gadget?

Kebanyakan orangtua memberikan gadget agar si anak diam dan tak mengganggu kegiatan mereka. Ada juga yang merasa harus memberikan gadget agar si anak tidak ketinggalan jaman. Padahal, ada banyak dampak negatif yang bisa saja terjadi pada anak-anak akibat penggunaan gadget yang tidak seharusnya. Kemana fungsi buku konvensional saat ini?

Meski jaman telah maju sedemikian pesat, sebaiknya anda tidak melupakan fungsi buku konvensional sebagai alat terbaik si kecil belajar membaca dan menulis. Anda juga bisa memberikan buku cerita seperti dongeng atau legenda yang dipenuhi ilustrasi sesuai usia anak. Pemberian buku seperti ini akan mendorong anak suka membaca serta berimajinasi luas. Tidak semuanya berawal dari sebuah gadget genggaman, bukan?

 

Cara mengajari anak belajar membaca dan menulis

Pada usia dini, anak memang lebih suka bermain dibandingkan belajar membaca dan menulis. Anda juga harus memaklumi hal tersebut sehingga tidak memaksa si kecil harus bisa membaca dan menulis sejak usia tertentu. Selama dia menunjukkan ketertarikan belajar sesuatu yang baru, anda bisa mengajarkan secara bertahap dan konsisten.

Berikut beberapa cara mengajari anak belajar membaca dan menulis secara bertahap.

  1. Anda bisa mulai mengenalkan tulisan abjad dan angka sebagai langkah dasar. Pilih media permainan yang disukai anak-anak. Banyak sekali pilihan mengenalkan tulisan abjad dan angka mulai poster yang ditempel, balok kayu yang disusun menyerupai huruf, puzzle dan angka serta masih banyak media lain.
  2. Mulai mengajarkan dari kata-kata sederhana

Coba mengajari anak belajar membaca dari kata-kata sederhana seperti mengeja nama, menyebutkan benda di sekitar rumah atau mencoba menuliskan kata yang sering digunakan sehari-hari.

  1. Tidak boleh memaksa anak

Setiap anak memiliki tahap perkembangan yang tidak sama sehingga anda tidak boleh memaksa anak bisa membaca pada usia sekian tahun. Biarkan ia belajar sembari bermain sepuasnya. Bantu dia menjadi pribadi yang tidak gampang menyerah saat mengalami kesusahan belajar membaca dan menulis.

Semua cara mengajari si kecil tersebut bisa berjalan lancar jika anda konsisten. Ya, pembelajaran harus dilakukan bertahap agar hasilnya bisa sesuai keinginan. Kesabaran dan ketelatenan sebagai orangtua sangat dibutuhkan di sini. Ciptakan sistem pembelajaran yang tidak membosankan agar si kecil selalu ingin belajar hal baru setiap hari. Memberikan sebuah hadiah berupa tas sekolah lucu bisa menjadi motivasi terbaik.

Anda bisa memesan desain tas yang unik dan lucu kesukaan anak saat dia mencapai tahap belajar membaca dan menulis yang benar. Selain menjadi motivasi baru, anak pun akan bersemangat memasuki bangku pra sekolah.

Leave a Reply